Post date : 20/03/2014 by Indah K

Project Morpheus Sony Play Station 4

Perangkat Virtual Reality mereka untuk PS4

PROJECT Morpheus PlayStation 4
image : PROJECT Morpheus PlayStation 4 di "Game Developers Conference 2014" San Fransisco, Amerika Serikat.*
Images are for illustration purpose only
(disclaimer : Trademarks are the property of their respective owners)

Inilah produk dari SONY untuk memenangkan persaingan di ranah konsol. Produsen asal Jepang ini dikabarkan siap memperkenalkan perangkat Virtual Reality mereka untuk PS4.

Kabar tersebut pun kini telah menjadi kenyataan. Melalui ajang Game Developers Conference 2014 yang berlangsung di San Francisco, Sony mengungkap kehadiran Project Morpheus!

Presiden Sony Worldwide Studios, Shuhei Yoshida, mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir Sony mengembangkan teknologi yang bernama Project Morpheus.

Meski masih disebut prototipe, Project Morpheus nampak seperti produk final yang siap dijual ke pasaran. Menurut Shuhei Yoshida dari Sony, pihaknya akan terus meningkatkan fitur dari perangkat ini seiring berjalannya waktu.

Landasan Sony untuk membuat Project Morpheus?

Sony menilai virtual reality akan menjadikan industri game maju lebih pesat. Sony pun siap bekerjasama dengan NASA untuk menggarap demo yang memungkinkan gamer merasa seolah-olah sedang berada di planet Mars.

Di acara yang sama, R&D Engineer Sony, Anton Mikhailov, sempat menyinggung soal kemungkinan motion sickness yang akan dialami gamer saat memakai perangkat virtual reality. Mikhailov menjelaskan bahwa virtual reality harus menjaga latency tetap rendah, frame-rate tinggi, terkalibrasi secara sempurna, mampu me-render gambar dengan baik, dan berjalan maksimal dengan 3D audio. Semua hal itulah yang coba dihadirkan di Project Mopheus.

Gambaran Virtual Reality di Project Morpheus

Prototipe Project Morpheus yang ada saat ini telah mendukung tampilan 1080p dengan 90 derajat field of view. Pengguna juga bisa melihat lingkungan sekitar dengan berputar 360 derajat! Perangkat tersebut juga dilengkapi sensor yang mampu membaca pergerakan kepala.

DualShock 4 dan PS Move pun bisa bekerja menggunakan kamera yang sama. Canggihnya lagi, Project Morpheus menawarkan 60 virtual speaker yang membuat gamer bisa mendeteksi secara tepat dari mana suara berasal. Segala macam pergerakan di dunia nyata akan diselaraskan dengan gambar atau tampilan virtual yang muncul di dalamnya.

Yang menarik, Project Morpheus juga bisa digunakan untuk multiplayer online maupun local! “Aspek multiplayer (dari VR) sangat menarik,” ujar Mikhailov. Untuk lebih menghadirkan pengalaman gaming terbaik, Sony pun telah bekerjasama dengan Epic Games, Unity, Crytek, Autodesk, dan yang lainnya.

 

Respon Terhadap Crystal Cove

Sony melebarkan sayap ke dalam dunia virtual untuk merespon produk rilisan grup crowd-sourced (dibiayai publik) bernama Oculus Rift. Purwarupa perangkat buatan mereka diberi nama Crystal Cove, yang diperkenalkan di Consumer Electronics Show di Las Vegas, Januari tahun ini.

Sayang, belum ada kejelasan kapan Project Morpheus siap dilepas ke pasaran. Beruntung bagi mereka yang menghadiri GDC 2014 karena prototipe Project Mopheus dipajang di booth mereka lengkap dengan demo menggunakan game Thief, The Deep, The Castle, dan EVE Valkyrie. Kita tunggu saja bagaimana Project Morpheus akan mengubah dunia video game di masa depan!

Advertisement

 
advertisement